Jerit Sunyi (Part IV)

… Si pengerat itulah yang akhirnya membulatkan hatiku: rasa sakit tidak harus dikubur dan dibuang dari ingatan, melainkan justru mesti dimasuki untuk kemudian dilewati. Rasa sakit mesti dikunyah, lalu dicecap hingga habis pedih perihnya. Tokh pada akhirnya, hidup adalah proses keluar-masuk dari getir nasib yang satu ke lainnya. Dan masih banyak hal yang dapat dilakukan selain melarikan diri atau membayangkan segala sesuatu di luar rasa pedih. Usainya, semua akan terasa lebih enteng. Pasti.



1 Comment so far

  1.    always ratna on September 27th, 2007

    Siapakah si pengerat itu?bolehkah saya bertemu? kepingin juga memiliki kebulatan hati yang seperti itu,…

    atau kalau prinsipnya seperti MLM, dikau tentu bisa mewakili beliau bukan? ;D

Leave a Reply