Sepenggal surat untuk Perempuan…
… pada akhirnya, kamu juga aku telah sama-sama dewasa. Dan aku mesti adil. Bahkan sejak dalam pikiran: apapun pilihanmu atas hidup ini, itu adalah murni pilihanmu. Maka aku mesti menghormatinya. Meski di satu sisi, hati ini, dan atas nama lalu kamu juga aku, sangat mengutuk keputusanmu memilih kelam itu.
Maka aku ingin kamu tahu: pernah ada lelaki yang sangat mencintaimu. Bersamamu, aku merasakan gelora itu: denyar-denyar kehidupan. Entah denganmu. Karena kamu, selalu mengunci mulutmu.
Kini, aku undur diri dari hadapanmu: jadi ombak soliton yang melaju dengan kesoliterannya di samudera kehidupan. Sunyi. Sepi. Pasti. Tak mengapa.
Suatu saat nanti, kita mungkin bertemu lagi. Di dunia ini. Atau ujung waktu nanti. Pasti. Dan disana, mungkin semuanya tak tersisa. Bahkan ruang dan waktu. Juga tanya serta jawab. Segalanya hanya soal satu.
Sampai jumpa lagi, Perempuan. Aku kenang kamu sebagai manusia sempurna dalam salah satu riwayat hidupku.
Dan Perempuan, aku tuntaskan kamu hari ini. Aku akan berburu banyak dalam hidup ini. Kini aku telah terbang ke segala pelosok semesta, jiwa juga raga. Maaf dan terima kasih untuk segalanya, Kupu-kupu Kertas…
Setiap waktu, engkau tersenyum.
Sudut matamu, memancarkan rasa.
Keresahan yang terbenam.
Kerinduan yang tertahan.
Duka dalam yang tersembunyi,
Jauh di lubuk hati.
Kata-katamu riuh mengalir bagai gerimis.
Seperti angin, tak pernah diam.
Selalu beranjak, setiap saat.
Menebarkan jala asmara.
Menaburkan aroma luka.
Benih kebencian kau tanam.
Bakar ladang gersang.
Entah sampai kapan, berhenti menipu diri.
Kupu-kupu kertas,
Yang terbang kian kemari.
Aneka rupa dan warna.
Dibias lampu temaram.
Membasuh debu yang lekat dalam jiwa.
Mencuci bersih dari segala kekotoran.
Aku menunggu, hujan turunlah.
Aku mengharapkan, badai datanglah.
Gemuruhnya akan,
Melumatkan semua:
Kupu-kupu kertas.
SAng Ombak mereda????
TAk Mungkin….!!!???
Benarkahhh?
Ada kekuatan di dalam cinta,
Orang yang sanggup memberikan cinta adalah orang yang kuat
Karena ia bisa mengalahkan keinginannya
Untuk mementingkan diri sendiri.
Ada kekuatan dalam tawa kegembiraan,
Orang tertawa gembira adalah orang yang kuat
Karena ia tidak pernah terlarut dengan tantangan dan cobaan.
Ada kekuatan di dalam kedamaian diri
Orang yang dirinya penuh damai bahagia adalah orang yang kuat
Karena ia tidak pernah tergoyahkan
Dan tidak mudah diombang-ambingkan.
Ada kekuatan di dalam kesabaran,
Orang yang sabar adalah orang yang kuat
Karena ia sanggup menanggung segala sesuatu
Dan ia tidak pernah merasa disakiti.
Ada kekuatan di dalam kemurahan,
Orang yang murah hati adalah orang yang kuat
Karena ia tidak pernah menahan mulut dan tangannya
Untuk melakukan yang baik bagi sesamanya.
Ada kekuatan di dalam kebaikan,
Orang yang baik adalah orang yang kuat
Karena ia bisa selalu mampu melakukan yang baik bagi sem ua orang.
Ada kekuatan di dalam kesetiaan,
Orang yang setia adalah orang yang kuat
Karena ia bisa mengalahkan nafsu dan keinginan pribadi
Dengan kesetiaannya kepada Allah dan sesama.
Ada kekuatan di dalam kelemahlembutan,
Orang yang lemah lembut adalah orang yang kuat
Karena ia bisa menahan diri untuk tidak membalas dendam.
Ada kekuatan di dalam penguasaan diri,
Orang yang bisa menguasai diri adalah orang yang kuat
Karena ia bisa mengendalikan segala nafsu keduniawian.
………..
Sadarkah teman bahwa engkau juga memiliki cukup Kekuatan untuk mengatasi
segala permasalahan dalam hidup ini?
Dimanapun, seberat dan serumit apapun juga.
Karena cobaan tidak akan pernah dibiarkan melebihi kekuatan kita.
gw suka bgt ama tulisan ini…really touch!
Untuk kalian bertiga, terima kasih atas apresiasinya. Sangat menyenangkan kalian sudi mengunjungi sekaligus mengapresiasikan ini.
tq
f_z
menyentuh…. hmn benarkah benang merah itu tak dapat terjalin saat dia memilih kelam Fat?
Salam kenal ya
Perempuan yang menyebut lu Lelakiku mengirimkan “BADAI” nya
pada 6 Agustus 2006
Benarkah lu baru mengirimkan “Sepenggal Surat Untuk Perempuan”
pada 5 Maret 2007 ?
Butuh waktu lama bagi si Lelaki untuk berdamai dengan perasaannya ?
Butuh waktu lama bagi si Lelaki untuk ungkapkan perasaannya sambil tegakkan kepala?
Hahaha
Lelaki & Perempuan yg sejatinya masih saling mencinta …
yg katanya memiliki karakter sama dan minat yang serupa …
Tapi kenapa ikatan cinta kalian malah seperti jeruji penjara ?
Apakah Cinta harus diabadikan dalam sebuah ikatan ?
Ataukah Cinta seharusnya memang membebaskan ?