Yang Indah Dalam Hidup Ini

Bermimpi Aku,

Tentang rumah di atas kolam yang airnya hidup.

Ikan-ikan bermain memamerkan warna,

Kodok bernyanyi sepanjang malam,

Pancurannya gemericik menakutkan nyamuk.

Saat Shubuh,

Terdengar Adzan di masjid kampung.

Suara muadzin mendayu berpadu kokok ayam.

Angin dingin memeluk,

Tubuh malas tertunduk kantuk.

Tak lama pagi datang,

Burung menyanyikan lagu yang kemarin.

Pak Tani bersiap menuju sawah,

Ia lewat membagi senyum dari hati.

Sementara Kami menikmati singkong bakar dan kopi panas.

Di sini, tertidur dan terjaga adalah sebuah istirah.

Semua keindahan disimpul dalam kesederhanaan.

Tapi kata orang,

Aku akan jenuh dalam rutinitas yang indah itu.

Terlalu lama hidup dalam kebisingan.

Ketabahanmu tak setai-kuku Pak Tani.

Setelah sepekan di rumah, di atas kolam itu,

Kau akan rindu yang lain.

Rumah di atas kolam, buatmu,

Hanya untuk liburan.

Dan liburan,

Sama dengan persetubuhan.

Kau begitu menginginkannya,

Tapi tak bisa berlama-lama.

Maka yang indah dalam hidup ini adalah menjalani.

Atau atau tak ada, liburan di rumah di atas kolam.



No Comment

No comments yet

Leave a Reply