Sesak

Dan Aku Termangu.

Sesaat Sebelum Pagi Mengetuk Pintu Malam. Bersama Kelam.

Kisah Masa Silam. Suram. Muram.

Sekeping Hati Terajam. Pedih Ini Kembali Mengetam.

Aku Kembali Mengungu. Bersama Ingin.

Ah… Jika Saja Keadaannya Tak Seperti Ini.

Jika Saja Kau Bisa Melupakan

Bahkan Menghempaskan Ia Dan Menerimaku,

Dihatimu…

Jika Saja Sekarang Kau Sendiri,

Tanpa Ada Bayang-bayangnya…

Jika Saja Ada Sedikit Rasa Cinta Antara Kita…

Jika Saja Aku Berani Berkata:

"Kau Berarti Dalam Hidupku. Sangat."

Bukan.

Jika Saja Kau Juga Berani Berkata Itu!

Ya.

Jika Saja…

Untuk Sahabat Yang Dijuluki Seniman Miring Dan Hanya Ingin Di Panggil "Si Kumbang" Juga Kawan-kawan Di Melati…



2 Comments so far

  1.    Andina on September 16th, 2006

    Ah… Jika Saja Keadaannya Tak Seperti Ini.(siapa bilang..?)

    Jika Saja Kau Bisa Melupakan

    Menerimaku,(bisa)

    Jika Saja Sekarang Kau Sendiri,(gue sendiri kok)

    Jika Saja Ada Sedikit Rasa Cinta Antara Kita…(kan ada)
    heheheh. romantisze banget sih tulisan loe.?

  2.    MICHELLE on September 19th, 2006

    Ah… Jika Saja Keadaannya Tak Seperti Ini.
    Jika Saja Kau Bisa Melupakan
    Bahkan Menghempaskan Ia Dan Menerimaku,
    Dihatimu…
    Jika Saja Sekarang Kau Sendiri,
    Tanpa Ada Bayang-bayangnya…
    Jika Saja Ada Sedikit Rasa Cinta Antara Kita…
    Jika Saja Aku Berani Berkata:
    “Kau Berarti Dalam Hidupku.

    (gw pernah nulis kata2 yang sama persis dgn kata2 diatas beberapa tahun yang lalu… hampir kena serangan jantung bacanya!!!! kok bisa ya??? aneh sekali…)

Leave a Reply