!!! SEMIOTIKA RAJATEGA (Untuk Para Pemimpin Bangsa Keparat Ini) !!!

MC hari ini lebih banyak memakai topeng dari Zapatista

Hampir sulit membedakan antara bacot patriot dan miskin logika

Bicara tentang skill dan kompetisi, mengobral sompral

Jatuh setelah berkoar, lari dengan ujung kontol terbakar

MC butuh federasi dan breakbeats berdasi

Untuk sekantung wacana basi dan eksistensi

MC Tampon, mencoba membuat mall menjadi

Saigon

Amunisi tanpa kanon, mucikari martir yang gagal mencari bondon

Sarat kritik, kosong esensi seperti kotbah kyai Golkar

Bongkar essay kacangan lulabi usang pasca makar

Gelora manuver rima Kahar Muzakar

Tak akan pernah dapat menyentuh beat pembebasan B-Boy Ali Asghar

Hiphop chauvinis, kontol kalian bau amis, memang tak akan pernah habis

Persis duet Hitler tanpa kumis dan Earth Crisis

Krisis identitas, menyebut teman nongkrongnya ‘niggaz’

Sebut dan diss nama kami, kubuat bacot kalian karam seperti Tampomas

Berusaha setengah mati menjadi negasi

Berlindung dibelakang pembenaran interpretasi, buang basa-basi

Mengobarkan kebanggaan dengan microphone terseret

Tak sabar menunggu saat monumental kalian berduet dengan Eurrico Guterrez /

Ternyata rencana invasimu lebih meleset dari konsepsi

Dan prediksi partai marxist akan kematian borjuasi

Melemparkan invitasi MC pada setiap rima

Dan Homicide masih mendominasi sensus kematian populasi akibat rajasinga

MC adalah negara yang membuat  kontradiksi tak pernah final

Tanpa menifestasi yang sesubstansial gerilyawan maoist di

Nepal

Lirikal neoliberal, yang memaksa indeks lirikmu turun drastis

Dan terlihat lebih dungu dari logika formal, terlalu tipikal

Dan masih jauh dibawah horizon minimal

Memiliki nasib yang sama dengan PSSI dalam kancah internasional

Hadirkan konfrontasi maka MC lari mencari pengacara

Dan mengakhiri argumen dengan histeria seperti Yudhistira tanpa hak cipta

Jangan berharap unggul dengan skill bualan ala TV Media

Yang membuat kau dan Iwa tersungkur dalam satu kriteria

///Representasi yang membuatmu nampak seperti fatamorgana

Membuat setiap microphone battle berakhir dengan wajah yang sama

Persetan dengan persatuan, hiphop hanya memiliki empat unsur

Dua mikrofon, kau dan aku, tentukan siapa yang lebih dulu tersungkur /

Memang memuakkan melayani diplomasi scene lawakan

Tapi pasti kalian dapatkan jika kalian menginginkan konflik atas nama kebanggaan

Bidani bacot murahan tentang imortalitas hiphop seperti liang dubur

Pahlawan kesiangan yang membuat lagu lama konservatif keluar liang kubur

Karena aku adalah seorang kapiten neraka

Mematahkan pedang panjang para lokalis duplikat dan plagiat para Wu-Tang

Arwah objek kritik lapuk layak sosialisme ilmiah

Kalian ancam kami dengan lulabi akidah

Paku dalam bingkai kaca keagungan moralitas, persetan kuantitas

Kematian memang identitas yang tak perlu imortalitas

Label adalah reduksi, komoditas residu industri

Kultural hegemoni, membidani oponen dalam posisi

Prosa pramudya yang bukan Ananta Toer

Mengepal jemari meski dengan batas teritori yang terkubur

Memenej kalbu tanpa retorika Aa Gymnastiar

Menembus urat nadi distribusi tanpa harus membuat izinku terdaftar

MC menabur bensin dan tak pernah punya nyali menyalakan korek

Membacot dibelakang punggung lebih parah dari CekNRicek

[] MC Yang sama petantang-petenteng

Sekarang membawa aikon biz lebih banyak daripada anggota Slank

Kalian para martir hiphop, patriot tai kucing

Yang membela lubang pantat logika dengan darah

Siapkan microphone kalian dan siapkan untuk menutup lubang tai sejarah

Dan bagi kalian yang menginterpretasikan lagu ini untuk kalian…

Lebok tah Anjing! []



No Comment

No comments yet

Leave a Reply