“KUTEMUKAN JUA TEMAN HIDUPKU”
Kutemukan Jua Teman Hidupku.
Dalam Lipatan Baju,
Di Keliman Bibir Yang Jarang Mencumbu,
Bahkan Di Asap Menggumpal Keluar Dari Rokok Yang Kuhisap Dalam-dalam Melewati Hati Dan Nadi,
Sketsakan Ia.
Kutemukan Jua Teman Hidupku.
Saat Ku Bergelut Dengan Waktu,
Berjibaku Dengan Sendu,
Bahkan Dalam Secangkir Kopi Panas Sedikit Pahit Yang Kuhirup Nikmat Lalui Tenggorokan Rusakku,
Cecapi Ia
Ku Temukan Jua Teman Hidupku.
Di Tiap Kata Tanpa Irama Tapi Penuh Nada.
Dalam Gigitan Dan Cubitan Terkadang Undang Tanya.
Bahkan Disaat Nafas Menghela Udara Kotor Kota
Kutemukan Jua Teman Hidupku.
Dalam Langkah Saat Mengadu Peruntungan Hidup Tanpa Lelah,
Di Tiap Gemulir Keringat Asin Menetes Deras,
Bahkan Saat Mata Terasa Penat Tak Bisa Lelap.
Akhirnya, Kutemukan Jua Kau,
Senjaku…